Oktober 21st, 2009 | Tak Berkategori |
kabinet baru akan diumumkan malam ini juga, dan apa yang diharapkan 5 tahun lagi? wah susah bayanginnya……karena 5 tahun terakhir juga nggak lebih baik dari sebelumnya. kayaknya perlu survai mana yang menerima nikmat yang lebih baik, berapa banyak dll
namun bagaimana mau menciptakan perubahan maka langkah2 baru yang spektakuler tidak banyak kelihatan ya…….
dari sisi ekonomi saja nampak serba angka2 kenaikan spektakuler mis penerimaan di APBN…..tapi apa daya kemiskinan makin menjadi karena nilai tukar (harga kedelai impor) makin runyam dan harga2 turunannya menggila buat si miskin.
kebijakan ekspor, devisa, pajak, dll tidak menjamin eksploitasi habis2an kekayaan alam akan memberi manfaat / dana devisa yang makin baik. boro2 untuk cadangan devisa, buat nanggung biaya operasi negara saja nggak nutup…….alias masih ngutang puluhan trilyun.
coba bagaimana 5 tahun terakhir buka lapangan kerja….apa banyak memanfaatkan sumber daya yang luasr biasa itu……sektor fisik /sumber daya alam terbarukan nggak banyak peran untuk produksi pangan, pakan (ternak), obat (jamu2),pakaian(serat tekstil), bahan bagunan (papan, board) dll.
sejahtera? yang ngurus lapangan kerja saja nggak mampu …apalagi ngurus sejahtera…..kecuali bagi2 BLT dan beras murah…..apa lagi?
Duit eksportir diparkir di LN, mana peran pmrth ngatur lalu lintas barang, uang, nilai tukar, dan akuntabilitasnya…kalo gak mampu ya lengser saja….
Juni 21st, 2009 | Tak Berkategori |
pesta demokrasi kita sudah sakit …….. debat antar kontestan ditiadakan ….lha apa artinya kedalaman pemahaman, pikiran dan perencanaan kerja …….bisa dibaca oleh calon pemilih.
kalo begitu ……stop saja semuanya….. buat apa kampanye, buang2 uang dan waktu, dll
yg penting adalah stop kemapanan, stop kemandekan, stop kemiskinan, stop kebodohan, stop ketergantungan, stop keterpurukan, stop ekonomi ambruk, dan stop semuanya yang tidak pantas u dilanjutkan.
Mei 14th, 2009 | Tak Berkategori |
suasana pilpress memang makin panas…. sedikit gerah….. ya, rakyat makin bimbang diombang ambing situasi yang bisa jadi makin rawan kerusuhan.
tapi ini memberi pelajaran yang bagus, buktikan partai2 bukan hanya cari kedudukan saja. junjunglah tinggi sportivitas tumbuhkan semangat optimisme berikan impian indah yang bakal jadi kenyataan.
coba part
detikcom - Jumat, Mei 15
Ancaman Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mundur dari koalisi mendukung SBY tampaknya bukan gertak sambal. Menjelang penguman pasangan Mega-Prabowo, elit PKS kini melakukan pendekatan serius ke kubu Gerindra.
ADVERTISEMENT
Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin didampingi Anggota Tim 5 PKS Suripto mengadakan pertemuan dengan Ketua Dewan Pembina Gerindra Prabowo Subianto. Pertemuan berlangsung petang ini di ruang Bima Sena, Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Kamis (14/5/2009).
“Merapat dalam arti mendekat, itu betul. Tapi kalau dalam arti membangun koalisi atau deal-deal, belum sejauh itu,” kata Suripto yang dicegat wartawan usai pertemuan.
Namun diakuinya agenda pertemuan adalah dalam rangka membangun komunikasi politik. Seperti membicarakan persoalan-persoalan besar bangsa yang perlu dibenahi.
“Kita masih coba terus follow-up dan mengevaluasi langkah paling tepat yang harus kita ambil sampai besok,” kata anggota Komisi III DPR tersebut.
Mei 14th, 2009 | Tak Berkategori |
suasana pilpress memang makin panas…. sedikit gerah….. ya, rakyat makin bimbang diombang ambing situasi yang bisa jadi makin rawan kerusuhan.
tapi ini memberi pelajaran yang bagus, buktikan partai2 bukan hanya cari kedudukan saja. junjunglah tinggi sportivitas tumbuhkan semangat optimisme berikan impian indah yang bakal jadi kenyataan.
coba part
detikcom - Jumat, Mei 15
Ancaman Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mundur dari koalisi mendukung SBY tampaknya bukan gertak sambal. Menjelang penguman pasangan Mega-Prabowo, elit PKS kini melakukan pendekatan serius ke kubu Gerindra.
ADVERTISEMENT
Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin didampingi Anggota Tim 5 PKS Suripto mengadakan pertemuan dengan Ketua Dewan Pembina Gerindra Prabowo Subianto. Pertemuan berlangsung petang ini di ruang Bima Sena, Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Kamis (14/5/2009).
“Merapat dalam arti mendekat, itu betul. Tapi kalau dalam arti membangun koalisi atau deal-deal, belum sejauh itu,” kata Suripto yang dicegat wartawan usai pertemuan.
Namun diakuinya agenda pertemuan adalah dalam rangka membangun komunikasi politik. Seperti membicarakan persoalan-persoalan besar bangsa yang perlu dibenahi.
“Kita masih coba terus follow-up dan mengevaluasi langkah paling tepat yang harus kita ambil sampai besok,” kata anggota Komisi III DPR tersebut.
April 13th, 2009 | Tak Berkategori |
sungguh ironi memang melanda kita semua, disaat musin pileg dan pilpres, ternyata hari ini muncul berit besar di koran kontan bahwa utang pemerintah selama 5 th terakhir naik sebesar Rp. 420 trilyun.
berita ini pasti luput dari pandangan kita semua bahwa utang pemerintah adalah juga utang rakyat yang mesti harus dibayar. rata-2 setiap tahunnya utang bertambah sebanyak 84 trilyun. trus utang ini dipakai apa saja ya?
nampaknya resiko utang ini harus dijelaskan kpd rakyat, krn ujung2nya pemerintah dan rakyat generasi mendatang terbebani utang yg super besar nih.
lalu apa reaksi rakyat yah………………….??? siapa yg mampu membayar utang2 tersebut yg nilainya makin membengkak??? cukup presiden dan DPR saja yg ngatur anggaran2???
Namun kenyataan aneh ya…. sekalipun aktor capres belum tentu bisa mengembalikan utang2 sbg prioritas dan berhasil nyata menurunkan utang, akan tetapi justru kasak kusuk pengin terpilih jadi capres masih tetap panas diantara petinggi politik / partai. apa mereka ngaak ngaca ya???
Patut jadi preseden yg buruk situasi ini, tidak pantas jd contoh bagi generasi mendatang. kembali lagi dna utangan tersebut buat apa saja ya???
apakah tidak ada prioritas pengeluaran biaya? sehingga sekalipun ada puluhan ribu item biaya, mesti dicukupkan dana yg ada saja. lha ini malah sengaja menambah ngutang2.
nampaknya rakyat buta akan hutang2 pemerintah, sehingga saat acara pilih caleg, tidak melihat latar belakang partainya. memang benarkah???